Mari Menabung dengan Cara Cerdas

Apakah Anda mengalami hal2 seperti ini:

  • Was-was karena punya tabungan di bank.
  • Tabungan Anda banyak secara nominal rupiah, tapi ternyata dayabeli-nya semakin lama semakin menurun karena inflasi.
  • Ingin mengamankan tabungan dari inflasi (menambah nilai) tapi tidak mau terkena riba.
  • Ingin mengamankan tabungan dari inflasi dengan jalan diputar tabungannya tapi tidak mau menanggung resiko bankrut.
  • Ingin mengamankan tabungan dengan jalan membeli tanah tapi bingung karena uang di tabungan belum cukup untuk membeli tanah.
  • Pengalaman menabung untuk beli tanah tapi tidak pernah bisa membeli tanah karena harga tanah selalu naik sedang nilai tabungan tetap segitu2 saja.
  • Mengeluh karena harga-harga semakin naik dari tahun ke tahun, sedang tabungan di bank terus turun nilainya karena tergerus inflasi & terkena biaya administrasi

ini adalah solusinya:
Simpan tabungan Anda dalam bentuk
Dinar Emas 24 Karat…..
Halal & Insya Allah aman dari riba dan inflasi sekaligus………

Telah terbukti selama ribuan tahun bahwa dinar emas aman dari inflasi
Ribuan tahun lalu harga seekor kambing adalah kurang lebih 1 dinar emas
Sekarang harga 1 kambing kurang lebih 1 dinar emas juga (bahkan kemungkinan kurang dari 1 dinar di kemudian hari)

Ada banyak orang awam yang tertarik dengan deposito di bank karena bunga yang ditawarkannya “menggiurkan”, namun apakah benar bunga deposito itu menggiurkan? Mari dikaji…

Bila dibilang deposito adalah menghasilkan keuntungan adalah tidak selamanya benar. Bunga deposito sebenarnya adalah bentuk kompensasi dari inflasi. Itu artinya, secara nominal, uang Anda memang bertambah, tapi secara “purchasing power” (daya beli uang), uang Anda bisa dibilang segitu-gitu saja, bahkan menurun, sebab bunga deposito selalu dibawah nilai inflasi riil

Berbeda dengan dinar emas 24k. Apabila Anda menyimpan tabungan Anda dalam bentuk dinar emas 24k, maka purchasing power dari tabungan Anda benar-benar bertambah, atau minimal TETAP.

sebagai ilustrasi. pada tahun 1997, ada 3 orang mempunyai jumlah tabungan yang sama. yaitu A, B, dan C sejumlah Rp. 5jt. Mereka mempunyai kebijakan yang berbeda dengan tabungannya. si A memutuskan untuk mengambil uangnya dan membeli sebuah sepeda motor (uangnya habis), si B memutuskan untuk mendepositokan uangnya di bank, si C memutuskan untuk membelikan tabungannya dengan ~50 dinar emas 24k. apa yang terjadi sekarang?

si A -> motornya sudah ketinggalan jaman dan mulai rewel
si B -> tabungannya di bank menjadi Rp ~10jt rupiah (dengan asumsi bunga deposito 10%)
si C -> ~50 dinar emas 24k-nya sekarang menjadi bernilai ~60jt rupiah

Apa yang bisa kita analisa dari ilustrasi ini?
Bunga deposito si B hanya bisa menanggulangi inflasi saja, alias purchasing powernya tetap (MENURUN SEDIKIT)
tahun 1997 5jt bisa beli 1 motor premium, tahun 2008 10jt juga hanya bisa beli 1 motor kelas II
Beda dengan dinar emas 24k. tahun 1997 50 dinar bisa beli 1 motor premium, tahun 2008 50 dinar emas 24k bisa dipakai buat beli 4 motor premium!! purchasing powernya bertambah…

Investasi dinar emas 24k jauh lebih menguntungkan daripada deposito manapun
dan yang lebih bagus bagus bagus bagus lagi? dinar emas 24k HALAL. Tidak seperti depostio yang RIBA.

Dengan menabung dinar emas 24k, maka kebingungan-kebingungan Anda Insya Allah akan hilang
+ tidak perlu was-was karena riba
+ daya beli-nya terjaga. tahan inflasi. Bahkan inflasi “menguntungkan” pemilik dinar emas 24k. sebab nilai dinar emas 24k-nya otomatis melejit. berbeda dengan pemilik tabungan rupiah. Nilainya akan semakin jatuh. lihat inflasi besar2an yang terjadi di indonesia tahun 98, dan di zimbabwe baru2 ini (2008)
+ tidak terkena biaya administrasi, pajak, biaya pemeliharaan, dan pengeluaran2 lainnya
+ tidak perlu takut harga2 naik. misalnya ONH. tahun-tahun belakangan ONH memang naik (secara rupiah), tapi sebenarnya menurun bila dihitung secara dinar emas 24k. tahun 1998 ONH Rp 7.5jt seharga 60-70 dinar, maka tahun 2008 ONH yang 30jt-an seharga cuma 26 dinar….

7 Responses to “Mari Menabung dengan Cara Cerdas”

  1. Ass wr wb,
    Seluruh uang/ penghasilan yang saya terima telah dikeluarkan zakat, infaq & sedekahnya, kemudian saya
    menabung dinar 24k untuk keperluan :
    – sekolah 2 orang anak (120 dinar)
    – naik haji suami istri (80 dinar)
    -cadangan kesehatan (150 dinar)
    -cadangan lain-lain (150 dinar)
    sehingga totalnya mencapai 500 dinar 24k
    Pertanyaan :
    -apakah itu termasuk kategori menumpuk harta
    -apakah tabungan dinar 24k perlu dizakati

  2. Saya tertarik untuk investasi dinar.namun yang membuat saya masih ragu yaitu apabila kita investasi dinar sekarang kemudian nanti ternyata nilainya lebih tinggi dari harga belinya, bukankah selisih harga jual dengan harga belinya itu termasuk riba? tolong jelaskan. terima kasih.

  3. untuk yth Ori:
    selisih harga beli dan harga jual bukanlah riba, mohon disimak tulisan mengenai riba di bagian -edukasi-

    untuk YthHendro WIrananto:
    wa’alaikumussalam warohmatulloh wabarokatuh
    disebut menumpuk harta apabila harta dikumpulkan saja dan untuk dihitung-hitung
    apa yang bpk hendro lakukan adalah menabung, insya alloh

    dinarEmas24k perlu dizakati, yaitu apabila terkumpul 20 dinar dan telah dimiliki selama 1 tahun hijriah

    wallohu’alam

  4. sy kebingungan bagaimana cara menabung dengan dinar emas, di bank mana? dan harus berapa banyak saya berinvestasi??…dan kemana saya harus bertanya..
    thx

  5. menabung dinar adalah membeli dinar scr fisik, kemudian menyimpannya scr fisik jg. jadi tidak membutuhkan bank atau badan lainnya..

    jumlah investasinya terserah anda… bisa 1 dinar, bisa jg 100 dinar, bisa 1000 dinar… tergantung kemampuan anda

    anda bisa bertanya via email atau ym ke
    dinaremas24k@yahoo.com

  6. ass.wr.wb saya mau bertanya adakah harga pecahan dinar yang dibawah satu juta rupiah? soalnya pengjasilan saya masih kecil utk dialokasikan kebutuhan lainnya. atau adakah alternatif yang lain jika tidak ada pecahan dinar dibawah haga 1jt rupiah? mohon penjelasannya sukron katsir

    Wa’alaikumussalaam warahmatullah…
    Silahkan cek di agen2 kami tentang ketersedian pecahan 1/2 dinar.

  7. Assalamu’alaikum Wr Wb

    Pak kalau seandainya saya Asep Rachman usia 35 tahun membeli Dinaremas sebanyak 10 koin dinar tahun 2009 dengan tujuan untuk naik haji saya dan istri ( 2 orang ) kira-kira perhitungannya tahun berapa dinar tersebut bisa dicairkan supaya menutupi biaya naik haji kami berdua ? syukron

    Wa’alaikumussalaam warahmatullah… Pak Asep
    Kalau melihat tren BPIH dibandingkan dengan DinarEmas24K, insya Alloh, jika Alloh menghendaki tidak ada 15 tahun lagi sudah cukup untuk haji berdua.